Postingan

Karakter Moral untukku

Duhhh, syedih karena harus setor tugas di jam cinderella gini. Maafkan daku ya manika kare a selalu telat menyimak materi. Bukan karna tak ada waktu atau malas. Tapi sinyal di rumahku bener-bener jelek. Hiks Bisa upload foto di WAstory aja alhamdulillah banget. Berkali kalu buka fb selalu ngga bisa scroll ke bawah, yg muncul statusnya ya itu itu lagi dari kemarin. Berbeda 360° saat aku masih di Taiwan dulu. Sinyal full dimanapun tempat tanpa takut kuota habis, ngerjain apapun leluasa. Bisa manfaatin banyak aplikasi dan alhamdulillah bisa jadi mahasiswi yg aktif, energik, dan always ontime. Kini...... Tinggal cerita saja. Tapi bukan aku dong kalau harus rela nyerah gitu aja. Setelah menyimak materi kemarin, kesadaran ku kini benar-benar tersadarkan dan menyadari diri. Sekilas aku kembali mengingat perjuangan saat ingin terjun di dunia per-ibuan. Apa yg menjadi tujuan utamaku belajar? Mengap aku memilih Ibu Profesional? Semua terjawab setelah aku melaluinya. Belajar tentang peran diri me...

Targetku di Bunsay

Gambar
Setiap mahasiswi di Ibu Profesional pasti punya targetnya masing-masing kenapa sampai ikutan kelas Bunda Sayang. Manika kemarin mengingatkan kembali tentang pengertian Ibu Profesional baik menurut KBBI ataupun secara spesifik nya. Dan menurutku, ibu profesional adalah seorang ibu yg bisa menjalankan perannya secara profesional.  Jadi teringat saat masih di kelas foundation dulu ibu Septi pernah bercerita bahwa menjadi ibu yg profesional itu seperti apa sih?. Kurang lebihnya seperti ini, seorang ibu yg bisa menjalankan peran sebagai ibu di dalam rumah dengan rasa bangga. Anggap saja kita ini sedang bekerja layaknya pekerjaan di luar rumah, meski kenyataannya adalah diranah rumah sendiri. Anggap saja masak, nyapu, ngepel dan mengurus keluarga adalah pekerjaan yg menyenangkan, bukan lagi tugas sebagai IBU . Bu Septi juga menyarankan kami untuk memilah, mana pekerjaan yg menyenangkan dan kurang menyenangkan?. Maka kita bisa memilih mana dulu yg mau dikerjakan atau bisa juga pilih salah sa...

Core Value and Me 2

Foto menyusul lagi Setelah kemarin bercerita tentang pedoman, aturan dan rambu-rambu yg ada di Ibu Profesional atau biasa kami singkat CoC (Code of Conduct). Kali ini aku mau cerita tentang Core Value.  Apa sih core value itu?.  Di Ibu Profesional kami tidak hanya dituntut untuk membumikan CoC, tapi ada juga nilai-nilai yg harus dijunjung tinggi agar kami bisa all out dalam belajar dan mengaplikasikan ilmu kedalam kehidupan. Ya, Ibu Profesional adalah wadah kami para ibu untuk belajar mengenali peran diri. Flashback lagi sedikit. Saat aku masih di Taiwan dan belum kenal IIP, aku adalah orang yg ceria tapi penuh kebimbangan. Segala macam bayangan dan pikiran beterbangan, berhamburan di otakku. Aku gelisah dan kebingungan karena memikirkan nanti seandainya aku pulang......(bla bla bla) Ratusan kemungkinan kupikirkan dan yg paling membuatku bimbang adalah soal pengasuhan anak. Dimana bocah mungil yg waktu itu ku tinggal saat usia baru 1,5th, dan saat aku pulang nanti sudah usia 5,5th...

Back to #Bunsay (Ibu Profesional)

Gambar
Hai hai..... I'm back.... Padahal belum genap setahun loh, tapi rasanya cuti dari perkuliahan Intitut Ibu Profesional tuh rugi banget dehhh. Ngga nyangka juga bakal se-kelimpungan ini buat nyari nyari ilmu. Hehe Yah begitulah daku. Kemarin sok sokan ambil cuti terus. Padahal udah disaranin sama manteman dan pengurus buat cuti beberapa zona aja. Jadi bisa tetep lanjut di kelas  bunsay batch #6 kemarin. Tapi bandelnya aku ya gini nih. Meski sempat menyesal karena tertinggal sama teman seangkatan yg sekarang udah lulus dari kelas  bunsay batch #6. Tapi alhamdulillah yg mengganjal hati terselesaikan dengan baik. Alasan cuti kemarin juga alhamdulillah berjalan dengan baik dan tak seriweuh itu. Akunya aja yg kemarin pesimis. Dan benar kata WI mba Chika (Zikra), " Its Okey to not be Okey ".  “ Ngga papa kok kalau saat ini kamu merasa sedang tidak baik-baik saja. Terima aja perasaanmu ” kurang lebih seperti itu. Ya memang benar, saat aku merasa bisa menerima apapun yg terjadi ...

Mencoba Kembali (Belajar)

Gambar
Hai hai.... Mencoba keluar dari zona nyaman nih. Btw udah kangen juga sama keseruan belajar di IIP. Rasanya udah terlalu lama bercuti ria. Jadi berasa merugi karena biasanya dapet ilmu yg isinya daging semua, trus lanjut seseruan paraktek dan menuntaskan tantangan. Rasanya udah cukup juga deh istirahatnya. Kangen banget berbaur lagi sama temen temen petualang. Nah kali ini saya mencoba kembali beraksi di perkuliahan Institut Ibu Profesional. Setelah kemarin sempat masuk kelas Bunda Sayang batch 6 dan memilih cuti karena sesuatu hal yg memang harus di prioritaskan, berharap saya bisa masuk di batch 7 nanti. Di batch 6 kemarin, saya sudah sempat mengerjakan tantangan tuntas meski hanya sampai di zona 3.  Kenapa pengen kembali ke perkuliahan? Alasan pertama adalah kangen belajar barengnya itu. Trus ilmunya ndaging semua. Cocok sekali dengan saya yg punya anak usia 6 tahun, apalagi waktu itu dalam masa bonding ulang setelah ditinggal merantau selama 4 tahun tanpa pulang cuti. Nah, alasan i...

ZONA 3 Pantulan Warna(ku)

Gambar
Zona 3 Pantulan Warna(ku) Cerdas Emosi dan Spiritual Hadiah untuk sahabat terbaikku Hemmm. Lagi-lagi zona kali ini ditutup dengan rasa tidak puas akan prosesku.  Aku yg belum bisa konsisten ini hanya menyetorkan tugas 10 hari saja. Padahal Family Project sebenarnya tuntas dilaksanakan sampai hari ke 15. Dan lagi-lagi lelah jadi alasan jitu untukku tidak mengumpulkan tugas. Aku selalu ketiduran tiap menulis di malam hari. Aku memang mudah tidur. Sulit sekali untuk terjaga jika tidak karena terpaksa atau memang melakukan hal yg benar-benar aku suka. Bukan berarti aku tidak menyukai tugas di  Bunda Sayang ini. Aku hanya belum bisa memanage waktuku sendiri. Sulit sekali rasanya untuk seperti teman-teman yg bisa selalu meluangkan waktu untuk menulis dan sebagainya. Aku suka menulis, tapi kali ini kesukaanku terkalahkan oleh bahagiaku bersama Daffa yg baru dimulai lagi 5 bulan lalu. Ditambah ada sesi konseling yg aku ikuti. Konseling untuk memaafkan diri sendiri atas apa yg terjadi di masa ...

ZONA 3 Hari Ke-10

Gambar
ZONA 3 Hari ke-10 Cerdas Emosi dan Spiritual Jalan-jalan  Hari ini masih dengan agenda yg sama karena masih ada saudara yg belum kami kunjungi. Dan tentunya agenda jalan-jalan masih jadi hal terfavorit kami. Melihat suasana yg tidak kami temui di Cilacap. Bernostalgia dengan makanan khas Gunung Kidul yg sudah bertahun-tahun tidak pernah di cicipi. Pagi ini kami mengawali petualangan dengan pergi ke pasar pagi khas Bedoyo, Ponjong, Gunungkif. Bangun jam 4 pagi, sholat, bersiap-siap dan berangkat jam 5 kurang seperempat. Mencari-cari makanan khas dengan rasa yg khas dan sudah lama sekali belum pernah makan lagi. pecel kamplong puli Pecel pepaya muda, kecambah ijo (tauge), bakwan khas Bedoyo ditambah Puli yaitu olahan dari nasi yg di tumbuk halus. Lalu lanjut jalan pagi menyusuri gunung. Tenang, hanya di pinggiran saja. Sebenernya sempet naik bukit yg ditanami sayuran sama embah. Tapi karena ngga bawa hp jadi ngga ada fotonya. Kami berjalan-jalan melihat pemandangan, bunga-bunga liar di t...